Tips Sukses Menulis Email Lamaran Kerja

Di zaman sekarang ini, melamar pekerjaan lewat email menjadi hal yang lumrah banget ya sobat sebulan. Meskipun terlihat sederhana, melamar lewat email pun ada etikanya lho. Bedakan ya, dengan menulis email untuk teman. Selain harus sopan, kita juga harus tampak professional untuk menarik perhatian HRD.

Selain itu, ada banyak detail yang perlu kamu perhatikan. Setiap bagian pada email lamaranmu dapat berpengaruh pada penilaian HRD terhadap kamu. Every detail counts! ?Jadi, masih mau membuat email lamaran kerja sekenanya? Yuk, mulai perhatikan hal-hal berikut saat menulis email lamaran kerja.

Isi Subject dengan Baik dan benar

Hal pertama yang dilihat pada email yang masuk adalah subject. Oleh karena itu, menulis subject dengan benar sangat menentukan. Setiap harinya, HRD akan menerima ratusan email dengan berbagai macam subject. Nah, jika kamu tidak menulis subject email dengan baik dan benar, kira-kira apakah HRD akan membuka email dari kamu terlebih dulu? Bisa-bisa, email kamu malah terlewat karena dianggap kurang penting.

Isilah subject email dengan jelas sesuai maksud dan tujuan kamu, seperti posisi lamaran pekerjaan yang kamu tuju. Cantumkan posisi yang ingin kamu lamar dengan lengkap dan benar. Perhatikan penggunaan huruf baca besar/kecil pada subject. Yang tak kalah penting, jangan sampai ada kata-kata yang typo.

Alamat Email yang Profesional

Masih menggunakan alamat email yang tidak formal dalam melamar pekerjaan? Buang jauh-jauh kebiasaan itu ya sobat! Pasalnya, alamat email yang kamu gunakan menjelaskan banyak hal tentang kamu lho di mata HRD. Bisa-bisa, baru melihat alamat email saja, kamu sudah dianggap sebagai orang yang sulit untuk serius, bahkan ketika berada di situasi yang formal. Nah loh, bisa gawat kan jadinya.

Alamat email yang tidak formal bukan hanya sekadar alamat email yang alay saja ya sobat sebulan. Jika kamu menganggap ririnimoet@gmail.com tidak profesional, maka begitu juga dengan thepinetree@gmail.com. Sama-sama tidak jelasnya, bukan? Nah, untuk amannya, alangkah baiknya jika kamu menggunakan alamat email yang sesuai dengan nama kamu.

Mengisi Body Email

Salah satu kesalahan terbesar pelamar menulis email lamaran kerja adalah dengan tidak mengisi body email. Padahal, body email merupakan kesempatan untuk menjelaskan siapa kamu, tujuan kamu melamar pekerjaan, mendeskripsikan diri kamu secara singkat, dan menunjukkan sopan santun kamu dengan memberi salam. Bayangkan saja jika body email kamu kosong dan hanya berisi attachment saja. Auto skip!

Nah, tidak hanya sekadar mengisi saja, tentu kamu harus memperhatikan bahasa yang kamu gunakan pada body email. Mengingat konteksnya adalah melamar pekerjaan, pilihan bahasa yang formal wajib untuk digunakan. Contohnya, ucapkan salam pembuka seperti ?Selamat Siang?, ucapkan penutup ?Terima Kasih atas perhatiannya?, gunakan kata sapaan ?Bapak/Ibu?, dan menyebut diri dengan sebutan ?Saya?.

Untuk terlihat profesional, penulisan huruf, tanda baca, dan kelengkapan kata harus 100 persen benar ya sobat. Penulisan yang baik dan benar menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang paham EYD dengan baik dan juga teliti. Baca berulang kali body email kamu sampai kamu yakin bahwa semuanya telah benar dan disusun dengan baik.

Lampiran yang Lengkap

Sebelum mengirim email lamaran pekerjaan, tentu kita akan memiliki informasi mengenai kelengkapan apa saja yang harus disertakan di dalam email. Entah itu CV, Surat Lamaran Kerja, Scan Ijazah, Sertifikat, maupun Pas Foto. Jika kamu sudah tahu apa saja yang perlu disertakan, usahakan kamu menyertakannya dengan lengkap. Jangan sampai ada file yang belum dilengkapi dan kamu berpikir, ah, sudahlah, seadanya saja. Duh, jangan-jangan lamaran kamu juga dilihat seadanya saja.

Karena itu, usahakan semua kelengkapan terpenuhi di dalam email lamaran pekerjaan kamu, ya. Alangkah baiknya jika semua berkas yang menjadi syarat untuk melamar diringkas dalam satu folder. Perhatikan juga ukuran filenya, hindari ukuran yang terlalu besar agar tidak crash saat di download. Usahakan file tersebut tidak berukuran lebih dari 25 MB.

Tipsnya, sebelum mengirim email lamaran pekerjaan, kamu bisa mencoba untuk mengirim email tersebut ke alamat yang lain. Cobalah untuk mendownload kelengkapan berkasnya. Pastikan semua file tidak error, bisa dibuka dan bisa dibaca. Good Luck!

Latest Reviews

More Stories
Pengalaman Tes Seleksi MDP Mayora