5 Alasan Kamu Tidak Harus Bekerja Sesuai Dengan Jurusan

Idealnya, para fresh graduate akan mencari kerja sesuai dengan jurusannya saat kuliah. Namun, terkadang kenyataan berbeda dengan apa yang diharapkan. Di dunia nyata, pekerjaan yang available seringkali membutuhkan skill yang sama sekali berbeda dari apa yang pernah kita pelajari. Nah, jika sudah begini, apa yang akan kamu lakukan, sobat sebulan? Haruskah kamu tetap mencari pekerjaan yang sesuai dengan jurusan, atau beralih ke bidang lain?

Jurusan Bukan Batasan

Kamu perlu menyadari bahwa jurusan tidak harus selalu menjadi patokan pekerjaan kamu nantinya. Jangan sampai kamu justru membatasi pilihan yang ada berdasarkan jurusan kuliahmu. No! Kesempatan itu luas, sobat sebulan. Begitu juga dengan skill kamu. Pekerjaan apapun yang nantinya kamu lakukan, malah dapat menambah skill baru untukmu.

Sering terjadi, para fresh graduate melewatkan lowongan-lowongan yang potensial karena merasa ?Ah, ini bukan bidangku?. Padahal, pekerjaan apapun tetap akan mengharuskanmu belajar dari awal, lho. Karena itulah, sungguh disayangkan jika kamu justru menjadikan jurusan sebagai alasan untuk menghindar dari suatu pekerjaan yang belum kamu kenal baik. Coba saja dulu, siapa tahu, justru kamu merasa sangat cocok disitu.

Semua Ilmu itu Berguna

Kata siapa, ilmu yang kamu miliki dari perkuliahan hanya bisa diterapkan di pekerjaan dengan bidang yang sama? Salah besar, ya, sobat. Ilmu yang ada padamu malah dapat menjadi ?keunikanmu? di tempat kerja nantinya, apapun pekerjaannya. Misalnya saja, kamu adalah lulusan arsitektur yang bekerja sebagai Marketing. Kamu yang familiar dengan program-program desain bisa memanfaatkan keahlianmu itu untuk menyajikan data dengan desain yang lebih baik dan profesional.

Oleh karena itu, kamu harus percaya, bahwa ilmu apapun yang telah kamu pelajari dan akan pelajari nantinya, tidak ada yang sia-sia. Semua akan bermanfaat jika kamu tahu cara memanfaatkannya. Belajar tidak terbatas pada bidang apapun, bukan? Bukankah kita sekolah untuk mencari ilmu? Lalu, mengapa kita tidak bekerja dengan tujuan untuk mencari ilmu juga?

Artinya, Kamu Memiliki Banyak Skill

Jangan meremehkan kemampuan dirimu, ya sobat. Hindari pikiran bahwa kamu hanya bisa melakukan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan kamu. Eits, kamu bisa loh, mengerjakan hal lain juga! Jika kamu bisa melakukan pekerjaan yang sama sekali berbeda, bukankah itu bukti bahwa kamu sesungguhnya memiliki banyak skill disertai kemampuan beradaptasi yang sangat baik?

Tidak semua orang dianugerahi kemampuan seperti ini lho, sobat sebulan. Ada orang yang hanya mau mengulik satu bidang saja dan menutup rapat kesempatan lainnya. Selain tidak berkembang, terbayangkah berapa banyak pintu kesuksesan yang tertutup hanya karena tidak jeli melihat peluang?

Apakah kamu mau menjadi orang seperti ini? Tentu tidak, ya. Kesempatan sangat luas di depan matamu, jangan persempit cara pandangmu!

Keluar dari Comfort Zone itu Perlu

Menjadi lulusan anak Komunikasi dan bekerja di dunia media mungkin terbayang lebih mudah karena kamu familiar dengan ilmu terapannya. Namun, apakah yang nyaman itu selalu perlu? Apabila kamu mendapat kesempatan untuk bekerja sebagai konsultan, peneliti, atau banker, akankah kamu melewatkannya? Keluar dari comfort zone memang menantang, but only the best can survive!

Dunia baru di luar zona nyamanmu adalah tempat terbaik untuk menjadi versi yang lebih baik dari dirimu. Kamu akan menemukan dirimu menjadi seseorang yang professional, dimana kamu sanggup mengerjakan apapun yang dibutuhkan darimu. Being out of your comfort zone juga membuktikan bahwa kamu adalah seorang fast learner yang bisa mempelajari apapun – from scratch.

Bersyukur dengan Apa Yang Kamu Dapatkan

Sebagian fresh graduate bisa jadi merasa beruntung ketika mereka mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang mereka. Sementara itu,? fresh graduate lainnya merasa pekerjaan apa saja yang ada lebih baik diambil daripada tidak bekerja. Tahukah kamu, semua fresh graduate ini sebenarnya beruntung karena memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengalaman bekerja.

Kamu juga harus bersyukur, sobat sebulan. Manusia boleh berencana, namun tetap Tuhan yang menentukan. Siapa tahu, pekerjaan yang tidak terlalu kamu mau malah menjadi jalan menuju kesuksesan buatmu. Jangan-jangan, jika kamu bekerja di pekerjaan yang kamu idam-idamkan itu, kamu malah akan menemukan lingkungan kerja yang tidak kondusif dan menyulitkan. Maka dari itu, apapun yang kamu dapatkan, jalani dengan sebaik-baiknya.

Latest Reviews

More Stories
Tips Memilih Beasiswa Yang Cocok