Pengalaman Interview MT Indofood

Program Management Trainee memang menjadi idaman banyak fresh graduate karena merupakan fast track menuju posisi top management. Nah, aku sendiri berkesempatan untuk mengikuti salah satu program MT yang paling populer, yaitu I-FUEL (Indofood Future Leader) dari Indofood. Semua pasti tahu dong, perusahaan Indofood itu perusahaan apa? Yap, mie-mie favorit kita dari zaman kecil sampai jadi anak kos seperti Indomie, Supermi, Sarimi, hingga PopMie, semua jadi satu dari perusahaan ini loh. Bisa dibayangkan, skalanya sangat besar, bukan?

Persayaratannya sendiri antara lain maksimal usia 25 tahun, GPA minimal 3.10, dan berasal dari jurusan tertentu untuk karir yang berbeda. Terdapat 3 macam karir yang available, antara lain I-FUEL Sales, Manufacturing, dan Accounting. Merasa memenuhi syarat, aku mencoba untuk melamar… dan voila! Aku pun mendapat panggilan untuk menjalani serangkaian tes di Pabrik Indofood.

Psikotes

Tahap pertama yang aku jalani di program I-FUEL ini adalah psikotes. Pada dasarnya, psikotes ini hampir mirip dengan psikotes di tes kerja lainnya. Kita akan diminta untuk mengerjakan dua jenis tes, yaitu tes intelektual yang berisi soal-soal logika, matematika, dan juga tes kemampuan verbal.

Mengingat waktunya terbatas, kita harus terus melaju nih, supaya lebih banyak soal yang terjawab. Meskipun tidak terlalu sulit, namun tips dari aku, kalian harus sering-sering berlatih tes psikotes agar terbiasa mengerjakan dalam waktu yang cepat. Setelah tes ini selesai, hasilnya langsung diumumkan. Peserta yang tidak lolospun dinyatakan gugur.

Pauli

Tes Pauli ini dikenal juga sebagai tes Koran, dimana kita akan mengerjakan penjumlahan deret angka sesuai instruksi. Setiap kali kita instruktur memberi perintah untuk menggaris pada tes pauli, maka kita  harus segera melanjutkan ke baris berikutnya. Nah, kunci dari mengerjakan tes pauli ini adalah konsentrasi penuh. Jangan sampai terdistract oleh hal-hal yang kurang penting, your mission is too important!

Banyak yang bilang bahwa kelulusan dari tes pauli ini tidak hanya ditentukan dari jumlah deret yang selesai, namun juga dari konsistensi garis yang membentuk grafik. Akan lebih baik jika kamu mampu menghasilkan grafik yang konsisten daripada naik turun.

LGD

Setelah dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya, kita akan dihadapkan pada LGD atau Leaderless Group Discussion. Nah, pada LGD ini, kita akan mendiskusikan suatu isu bersama teman kelompok kita untuk mencapai kesepakatan atau solusi. Cobalah untuk berkontribusi dengan memberikan ide yang kreatif namun tetap relevan, mengingat penilaian akhir tetap didasarkan atas jawaban setiap individu.

Hal yang harus dihindari pada LGD ini adalah dengan mendominasi atau berpendapat secara agresif. Berdasarkan pengalamanku, justru orang yang terlalu banyak bicara pada LGD malah tidak lulus. Pasalnya, yang dicari adalah yang mampu berkontribusi secara nyata dengan pendapat yang out of the box, namun tetap menghargai peserta lainnya. Jika kamu bersikap mau menang sendiri, justru akan menjadi boomerang buatmu di tahap ini.

Tes Bahasa Inggris

Bagi yang bahasa Inggrisnya merasa pas-pasan, jangan khawatir. Yang di uji pada tes ini bukanlah benar tidaknya English Skill kamu secara grammar, namun lebih ke tingkat kepedean kamu! Yap, pada tahap ini, kita akan diminta untuk menulis cerita mengenai pengalaman kita, lalu dikumpulkan ke tim rekrutmen. Setelah jadi, rupanya cerita tersebut harus kita ceritakan ulang di depan semua orang dalam Bahasa Inggris!

Meskipun agak terbelit, tapi pengalaman ini cukup fun buatku. Pokoknya, lanjut saja! Ceritakan dengan sebaik-baiknya. Selama kamu tetap percaya diri, kamu akan baik-baik saja. Tidak masalah jika bahasa Inggrismu kurang baik, yang bermasalah itu adalah jika kamu bercerita dengan malu-malu. Maka dari itu, jangan ragu untuk berbicara dengan PD ya.

Tugas Presentasi

Para peserta yang lolos diberikan tugas yang harus dibawa untuk presentasi di tahap ini. Setiap karir yang dipilih, baik sales, manufacturing, maupun HR, mendapat tugas yang berbeda-beda. Aku sendiri mendapat tugas untuk membuat presentasi mengenai suatu topik di seputar dunia Industri HR.

Nah, keesokan harinya aku datang kembali untuk melanjutkan proses rekrutmen. Aku pun mengambil nomor antrian dan menunggu giliran presentasi. Waktu presentasinya sendiri berdurasi sekitar 10 sampai 15 menit. Karena waktunya cukup singkat, usahakan untuk melakukan presentasi dengan runtut dan langsung ke intinya, ya. Setelah presentasi selesai, nantinya akan dilakukan interview singkat yang justru nggak berhubungan dengan presentasi, hehe. Pertanyaannya lebih kepada pengalaman dan visi kita di Indofood nantinya.

Interview

Akhirnya sampai di tahap terakhir, yaitu Interview user. Bagian ini adalah bagian yang paling menegangkan karena menjadi penentu. Saat itu, aku diwawancara oleh General Managernya langsung. Nervous? Yes! Disini aku diminta untuk berbicara dalam bahasa Inggris, mulai dari perkenalan diri, pengalaman, hingga pertanyaan-pertanyaan yang cukup surprising menurutku. Untuk durasinya sendiri, tahap interview ini berlangsung sekitar 1 jam.

Apabila lulus Interview user ini, kita akan melanjutkan beberapa tes yang tersisa sebelum tekan kontrak, diantaranya ke tes psikotes eksternal dan MCU. Aku sendiri belum lulus ke tahap selanjutnya, tapi pengalaman ini tetap menjadi pembelajaran yang berharga. Untuk teman-teman yang sedang mencoba, tetap semangat dan semoga sukses!

Tags:
Leave a Comment