Pengalaman Interview ODP BCA

Setelah lama bermimpi untuk bisa kerja di Bank, akhirnya aku berkesempatan untuk mencoba peruntungan dengan melamar sebagai ODP di Bank BCA, atau yang lebih dikenal sebagai BDP (BCA Development Program). Siapa sih, yang nggak mau kerja di Bank BCA? Tahun 2018 lalu saja, BCA berhasil menyabet penghargaan sebagai Bank terbaik di Indonesia dan Asia versi Finance Asia, lho, hehe. Gimana nggak semangat ngelamarnya?

Sama seperti program MT dan ODP lainnya, proses BDP ini cukup panjang dengan tingkat persaingan yang tinggi. Hanya yang terbaik yang bisa lolos, mengingat yang dicari adalah calon pemimpin masa depan di Bank BCA. Nantinya, peserta yang lolos harus bersedia untuk ditempatkan di seluruh Indonesia dengan ikatan dinas selama 3 tahun. Meskipun terkesan lama, namun jika dijalani, waktu tersebut terasa singkat, lho.

Nah, buat sobat sebulan yang penasaran bagaimana alur dan proses rekrutmennya, langsung aja yuk, kita lanjut ke pembahasan tahapannya.

Psikotes dan Interview Psikolog

Untuk tahapan apply berkas dan dokumen, terdapat dua cara, yaitu apply online dan lewat jobfair. Aku sendiri apply lewat jobfair yang aku kunjungi beberapa waktu lalu. Seminggu setelahnya, barulah aku mendapatkan undangan untuk mengikuti psikotes.

Nah, pada tahapan psikotes ini, kita akan menjalani 3 proses seleksi dengan sistem gugur sebelum sampai ke tahap seleksi yang lebih lanjut. Proses seleksi tersebut antara lain Psikotes 1, Psikotes 2, dan terakhir Interview Psikolog. Ketiga rangkaian tes ini dilakukan dalam waktu 1 hari dengan break makan dan juga sholat.

Bagi yang sering mengikuti psikotes, pasti akrab banget dengan tes yang harus dijalani di psikotes 1, seperti deret bilangan, aritmatika, penalaran, verbal, dan juga pauli. Di tahap ini, yang tidak memenuhi standar akan langsung gugur. Alhamdulillah, saat itu aku berhasil lolos ke psikotes 2 yang merupakan tes untuk mengetahui kepribadian. Selesai psikotes 2, kita akan antri untuk giliran interview dengan psikolog.

Pertanyaan yang diberikan saat interview seputar diri kita, seperti kelebihan dan kekurangan, motivasi memilih bank BCA, hingga kesediaan ditempatkan di seluruh Indonesia. Tipsku pede aja saat menjawab pertanyaan, relax dan jangan dibuat-buat. Begitu interview selesai, kita bisa langsung pulang dan menunggu informasi selanjutnya.

FGD dan Interview HRD

Satu bulan kemudian, aku mendapat informasi lolos ke tahapan FGD. Akhirnya, setelah menunggu lama, dapat kabar juga. Saat FGD ini, kita akan diberikan waktu sekitar 15 menit untuk berdiskusi dengan anggota kelompok mengenai suatu persoalan. Setelah diskusi selesai, kelompok kita akan diminat untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut.  Selama proses ini berlangsung, kita akan dipantau dan dinilai secara langsung oleh tim HRD.

Kunci dari FGD ini adalah dengan berdiskusi dengan sopan santun. For real, I’ve seen people who was dominating, failed. Nggak heran, karena memang inti dari FGD adalah menemukan solusi terbaik, bukannya menonjolkan diri. Eits, tapi, jangan lantas kamu jadi irit berkontribusi, ya, karena kamu harus tetap berpendapat dengan mengeluarkan ide terbaikmu.

Tahapan selanjutnya yang aku jalani adalah Interview HRD. Suasana interviewnya relax dan menyenangkan, hehe. Ngobrolnya sendiri cukup seru, dan kita akan ditanya-tanya soal kecocokan dan keahlianmu beradaptasi seandainya diterima sebagai BDP.

Interview User

Yep, you’re in for interview! Alhamdulillah, tes interview ini memang tahap yang paling aku nanti karena bisa ngobrol lebih dalam mengenai passion dan semangatku untuk bekerja di Bank ini. User akan melakukan wawancara mendalam mengenai personal diri kita, motivasi, rencana, hingga pengalaman kita. Beberapa pertanyaan berhubungan dengan apa yang kita tulis di dalam CV, namun ada banyak juga pertanyaan yang quite surprising.

Tipsnya, hadapilah pertanyaan dengan tenang, namun jawab dengan lugas tanpa ragu-ragu. Jika kamu tidak percaya diri, maka hal itu akan terlihat dari sikapmu, lho. Apabila kamu bohong, mereka juga akan tahu. Makanya, berusahalah untuk selalu jujur dan menjadi dirimu sendiri.

MCU

Setelah Interview user, hasilnya pun langsung diumumkan. Bagi yang lulus, akan langsung menjalani Medical Checkup keesokan harinya. Di tahap MCU ini, kemungkinan besar kamu akan lolos ke tahap offering atau sign contract, kecuali ada penyakit yang kronis banget.

Sebelum proses tekan kontrak, kita akan diminta untuk menyiapkan berbagai dokumen seperti Ijazah, SKCK, dan NPWP. Jangan sampai ada yang kurang, ya! Ijazahmu ini nantinya akan ditahan sebagai bentuk ikatan kontrak sebagai BDP. Jika kamu sukses sampai di tahap ini, selamat! Yuk, berjuang bersama menjalani program BDP!

Tags:
Blog Comments
Reply

Maulidiya Yuliningtias

Terharu banget baca nya, selamat ya kak :))
Semoga aku bisa lolos kayak kaka :’)

Hai Maulidiya. Bagaimana hasilnya? Semoga mendapat yang sesuai dengan harapan kamu ya 🙂

Leave a Comment