Menjadi seorang praktisi sales?

Hi Folks!

Namaku Yahya, nah aku bakal ceritain ke kalian bagaimana sih rasanya menjadi seorang praktisi sales, di sebuah StartUp asing tepatnya. Sejujurnya pada saat pertama kali terjun ke dunia kerja, menjadi praktisi sales merupakan role yang sangat aku hindari. Menghabiskan 8 tahun pertama bekerja sebagai staff back office sebelumnya, aku menyadari transisi menjadi seorang prtaktisi sales adalah jenis yang jarang pernah terdengar, well here I am.

Sebanyak yang aku tahu dari sudut pandang orang luar, mereka melihat seorang praktisi sales sebagai pekerja yang mengganggu dan menghantui dengan berbagai macam tawaran. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah, namun bekerja sebagai praktisi sales khususnya di perusahaan rintisan berbasis teknologi, apa yang aku lakukan sangat jauh berbeda dengan metode sales kuno yang kalian sering dengar di luaran sana. Berikut adalah beberapa rangkuman aktivitas sales berdasarkan pengalamanku.

Being a Sales Person!

Saat ini aku bekerja di sebuah perusahaan Software bernama Holistics. Holistics merupakan full-stack data management platform yang telah digunakan beberapa perusahaan di lebih dari 20 negara di dunia dan berlokasi di Singapura. But anyway, aku nggak akan cerita panjang lebar mengenai Holistics disini dong! Sst…

Back to the dots, sepengetahuanku roles sales ini cukup banyak dan beragam, namun di perusahaan yang saat ini aku kerjakan, dalam melakukan strategi penjualan, kami harus mempertimbangkan banyak hal. Hal pertama yang kami lakukan adalah memahami demografi, perilaku, dan preferensi target penjualan. Informasi-informasi tersebut kami gabungkan untuk membentuk Persona Pelanggan.

Seorang praktisi sales dituntut untuk harus benar-benar menemukan target berdasarkan Persona, baik melalui inbound dan outbound. Kami juga mengintegrasikan banyak tools CRM(Customer Relationship Management), sistem otomasi pemasaran, bahkan telepon, text dan email. Hal ini untuk memastikan bahwa semua orang di divisi kami atau bahkan tim produk dan marketing dapat melihat informasi terbaru dan petunjuk mengenai eksekusi apa yang harus kami lakukan selanjutnya.

Secara keseluruhan, kami membahas taktik pemasaran dasar mulai dari melibatkan target, mengidentifikasi orang-orang yang paling mungkin menjadi pelanggan kami, mengasah kreativitas melalui konten pemasaran untuk mendatangkan pelanggan.

Terlepas dari hal itu, aku percaya bahwa kita semua adalah seorang praktisi sales. Bila kita tela’ah lebih jauh, seorang pemimpin atau manajer, influencer yang kalian lihat di instagram atau siapapun yang mencoba mempengaruhi rekan kerja. Tanpa disadari, sebenarnya mereka juga sedang menjual sesuatu loh… 

How does it feel!

Aku mempercayakan diriku untuk bukan hanya menjadi pemain biasa tetapi untuk menjadi seorang pemenang di dunia kerja. Hal itu membuatku mempersiapkan diri selapang mungkin, dan mengisi tenaga sepenuh mungkin. Ibarat sirkuit balapan, dalam bekerja bidang penjualan semua adalah tentang seberapa cepat kita bergerak. Apalagi di StartUp, khan 😀

Kami dituntut beroperasi dengan kecepatan yang bukan hanya sebatas mobil balap, namun seperti pesawat jet kalau perlu! Menyelesaikan satu telepon, kemudian bergegas menuju rentetan janji yang telah terjadwal, menjawab berbagai inquiry email, menyiapkan strategi, dan mencari target calon pelanggan. Hal tersebut terjadi seperti sebuah cycle dari dimulainya sebuah hari hingga saat kita terlelap.

Melakukan pekerjaan sebagai sales juga berarti dekat dengan segala kemungkinan kekacauan, namun menurutku hal itu justru merupakan tantangan yang menyenangkan. Pada kenyataannya, untuk menjadi sukses dalam penjualan, kita tidak memerlukan keahlian khusus apa pun. 

Well, kita tidak perlu menjadi yang paling cerdas atau memiliki latar belakang yang sangat teknis. Sejauh ini yang aku lihat, disiplin dan fokus dalam bekerja menjadi aspek yang paling penting. Itulah yang benar-benar membuatku sangat menikmati berkarier sebagai sales, it’s beyond unlimited.

Sementara tenaga penjualan mungkin dilabeli sebagai hal yang tidak sebaik pekerjaan lain, penipu bahkan serakah atau kata sifat lainnya, sebuah bisnis sebenarnya tidak akan berjalan tanpa adanya tim penjualan yang secara terus-menerus melakukan panggilan-panggilan, mengetuk banyak pintu, dan bertemu dengan banyak calon pembeli.

Sales bukanlah pekerjaan yang mengganggu atau menyebabkan masalah. Bekerja di bagian penjualan adalah pekerjaan yang paling menegangkan yang pernah aku alami tetapi dalam saat yang sama juga sangat bermanfaat, menyenangkan, dan memuaskan. Setiap hari adalah petualangan baru. It’s not bad at all, even it’s so so good!

Leave a Comment